emotion jalan

Rabu, 05 Februari 2014

PERSAMAAN AKUNTANS


Biasanya disaat kita mulai belajar untuk mendalami Ilmu Akuntansi, nah materi yang satu ini pasti tidak akan tertinggal dari dasar Ilmu Akuntasi, semuanya pasti belajar namannya Persamman Dasar Akuntansi,

Persamaan akuntansi adalah suatu persamaan yang menunjukkan jumlah harta kekayaan suatu perusahaan yang selalu sama dengan penjumlahan dari hutang dan modal perusahaan tersebut. Dengan formula yang lain berarti, jumlah aktiva yang dimiliki perusahaan dikurangi dengan jumlah hutangnya (kewajibannya) sama dengan modal pemilik.

UNSUR-UNSUR  PERSAMAAN AKUNTANSI
* Aktiva adalah daftar kekayaan yang dimiliki suatu perusahaan. Seperti ( Kas, Piutang, Perlengakapan, Peralatan)
*      Pasiva adalah pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh perusahaan pada waktu yang akan datang. Seperti ( Hutang dan Modal.)
A  K  T  I  V  A
A.     Kas ( Cash ) adalah alat pembayaran yang dimiliki perusahaan dan siap digunakan , seperti cek kontan, uang tunai (uang kertas dan uang logam ).
 B.    Piutang ( Account Receivable) adalah hak perusahaan yang masih dibawa oleh pihak lain. Seperti tagihan atas penjualan, tagihan kepada karyawan atas pinjamannya ke perusahaan.
C.       Perlengkapan Kantor ( Office Supplies) adalah barang/bahan pelengkap aktivitas   perusahaan yang biasanya berumur pendek (kurang dari satu tahun) yang habis karena pemakaian, seperti kertas, pulpen, tinta, dll.
D.     Peralatan Kantor ( Office Equipments) adalah alat-alat yang dimiliki perusahaan dan digunakan dalam operasi jangka panjang, seperti : meja, kursi, komputer, dsb.
1.    Kendaraan (Vehicles) adalah alat transportasi yang dimiliki perusahaan dan digunakan di dalam operasi.
2.    Bangunan ( Buildings ) adalah gedung permanen yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan untuk aktivitas usaha rutin.
3.    Tanah (Land) adalah lahan berupa tanah kosong atau lahan tempat suatu bangunan berdiri yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan untuk aktivitas usaha rutin.

P A S I V A
A.       Hutang Usaha ( Account Payable) adalah kewajiban untuk membayar sejumlah uang, barang atau jasa kepada pihak lain yang timbul akibat transaksi yang dilakukan perusahaan di masa lalu
B.    Modal/Modal Saham (Capital/Capital Stocks = Owner’s Equity) menunjukkan setoran harta pemilik kepada perusahaan yang sekaligus sebagai bukti kepemilikan. Setoran harta dapat berupa uang tunai ataupun harta lain seperti mesin, tanah, gedung, dsb.

PERSAMAAN  AKUNTANSI
AKTIVA= PASIVA
Aktiva  =  Hutang + Modal
Aktiva – Hutang = Modal
Aktiva – Modal = Hutang

CONTOH KASUS

Tanggal 1 September 2006
Tn. Wahyu pemilik sekaligus
pengelola  perusahaan Fotokopi “Cepat”
menyerahkan uang pribadinya sebesar
Rp120.000.000,00 sebagai modal usaha. Pada
tanggal ini pula dibayar uang sewa kios kepada
Tn. Salimi  sebesar Rp3.600.000,00 untuk masa
sewa satu tahun.
Berdasarkan bukti transaksi, maka perusahaan akan mencatatnya dalam persamaan dasar berikut ini:


Tanggal 2 September 2006
dibeli dengan tunai 5 unit mesin
fotokopi @ Rp15.000.000,00 dari Toko Eropa.


Transaksi terus terjadi dan setiap hari dicatat dalam persamaan dasar, setiap terjadi transaksi harus dihitung saldonya sehingga setiap saat dapat diketahui posisi keuangan perusahaan.
Tanggal 3 September 2006
dibeli kredit 50 rem kertas HVS
ukuran folio @ Rp25.000.00 dan 25 rem kertas
HVS ukuran kwarto @ Rp23.000,00 serta 10
kantong tinta fotokopi @ Rp70.000,00 di Toko
Mitra.
Tanggal 9 September 2006
dicatat penerimaan uang
sebesar Rp3.000.000 dari pelanggan sebagai
pembayaran atas pekerjaan foto kopi dan jilid
pada minggu pertama.
Tanggal 10 September 2006
dikembalikan kepada Toko
Mitra 5 rem kertas HVS ukuran folio
dikarenakan rusak.
Tanggal 11 September 2006
Tn. Adili pegawai bagian servis
fotokopi meminta uang di kasir sebesar
Rp200.000,00 untuk membeli kertas sampul
sebanyak 50 lembar.
Tanggal 15 September 2006
dicatat penerimaan uang
sebesar Rp1.600.000,00 dari pelanggan sebagai
ongkos fotokopi pada minggu kedua.
Tanggal 17 September 2006
dibayar kepada Toko Mitra
uang sebesar Rp1.400.000,00 sebagai pembayaran
atas pembelian tanggal 3 September 2006.
Tanggal 18 September 2006
dibeli tunai 50 rem kertas HVS
ukuran folio @ Rp25.000,00 dan 25 rem kertas
HVS ukuran kwarto @ Rp23.000,00 serta 10
kantong tinta fotokopi @ Rp70.000,00 di Toko
Mitra.
Tanggal 20 September 2006
dibayar listrik dan telepon
untuk bulan September masing-masing senilai
Rp475.000,00 dan Rp400.000,00.
Tanggal 23 September 2006
diterima uang hasil fotokopi dan
jilid dari Toko Sukses senilai Rp11.252.000,00
Tanggal 24 September 2006
dibayar beban iklan untuk
bulan September senilai Rp500.000,00.
Tanggal 29 September 2006
telah diselesaikan dan
diserahkan pekerjaan fotokopi dan jilid sebesar
Rp11.700.000,00 diterima pembayaran sebesar
Rp9.750.000,00 dan diterima bulan depan
senilai Rp1.950.000,00.
Tanggal 30 September 2006
dibayar gaji karyawan sebesar
Rp7.500.000,00.


Pada akhir bulan yang belum dibukukan (sebagai data penyesuaian) terdiri atas sebagai berikut :
a. Beban depresiasi mesin fotokopi diperhitungkan dengan menggunakan metode garis lurus tanpa nilai sisa untuk masa manfaat 10 tahun, depresiasi tiap bulan. Rp 75.000.000 / 10 x 12  bulan = Rp625.000, oleh karena itu beban depresiasi untuk bulan September 2006 sebesar
Rp625.000.
b. Beban sewa ruangan untuk bulan September 2006 Rp300.000,00
c. Perlengkapan fotokopi (kertas, tinta dan lain-lain) yang masih ada di gudang Rp1.425.000,00

Berdasarkan transaksi tersebut, dapat dicatat dalam persamaan dasar akuntansi selama periode waktu satu bulan sebagai berikut :




Tidak ada komentar: